Caddy untuk yang tidak ingin mengurusi sertifikat
Saya memakai nginx bertahun-tahun. Pindah ke Caddy bukan karena nginx buruk, tapi karena saya tidak ingin lagi mengurusi sertifikat.
Seluruh konfigurasi untuk situs statis
contoh.dev {
root * /var/www/contoh
encode gzip
file_server
}Itu saja. Sertifikatnya diterbitkan dan diperbarui sendiri lewat Let’s Encrypt.
Yang sering saya tambahkan
Cache berbeda untuk HTML dan aset ber-hash:
contoh.dev {
root * /var/www/contoh
encode gzip
@html path *.html
header @html Cache-Control "public, max-age=300"
@assets path /_astro/*
header @assets Cache-Control "public, max-age=31536000, immutable"
try_files {path} {path}/ {path}.html =404
file_server
}Aset mendapat immutable karena namanya sudah berisi hash — kalau isinya
berubah, URL-nya juga berubah, jadi aman disimpan selamanya.
Hal yang perlu diketahui sebelum pindah
- Validasi dulu sebelum reload.
caddy validatemenangkap salah ketik yang sebaliknya akan menjatuhkan semua situs. reload, bukanrestart. Reload itu graceful; situs lain tidak terdampak.- Simpan cadangan Caddyfile. Biasakan menyalin sebelum mengubah.
sudo cp /etc/caddy/Caddyfile /etc/caddy/Caddyfile.bak
sudo caddy validate --config /etc/caddy/Caddyfile
sudo systemctl reload caddyKapan nginx masih masuk akal
Kalau butuh modul pihak ketiga, aturan rewrite yang sangat spesifik, atau tim sudah menguasainya — tidak ada alasan pindah. Untuk situs statis dan reverse proxy sederhana, Caddy menghemat waktu yang saya tidak ingin hitung.